captain fantastic

Captain Fantastic (2016)

Hiduplah setiap hari seolah itu hari terakhirmu, berpetualanglah, jadilah berani namun jangan lupa menikmati karena hidup ini berlalu begitu cepat. Nasehat yang disampaikan si Ayah kepada anaknya di penghujung film Captain Fantastic, sebuah film yang ditulis dan disutradarai oleh Matt Ross (28 Hotel Rooms).

Ben Cash (Viggo Mortensen) hidup di hutan dengan enam anaknya. Ben seorang utopis  yang mengajari anaknya untuk hidup menyatu dengan alam, apa adanya dan  menjauhi peradaban modern yang keruh. Bodevan, Kielyr, Vespyr, Rellian, Zaja dan Nai dibesarkan tanpa berinteraksi dengan dunia luar. Mereka diajari berburu untuk makan, belajar untuk hidup di alam liar, dan bertanggung jawab atas diri sendiri. Tak ada bangku sekolah, Ben cukup yakin bahwa pengetahuan yang digali sendiri melalui buku lebih membuat anak-anaknya memahami kehidupan ketimbang formalitas bangku sekolah. Leslie, istri Ben dan ibu dari keenam anaknya telah terpisah karena sakit dan terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit. Keteguhan Ben dan keenam anaknya dalam menjalani kebahagiaan dengan cara mereka sendiri akhirnya harus diuji saat Leslie meninggal dunia. Ben dan keenam anaknya harus keluar dari dunia mereka yang terasing untuk menghadiri pemakaman ibunya. Sejenak hidup di dunia luar, mampukah Ben dan anak-anaknya bertahan dari rayuan hidup modern yang serba instan dan lebih ‘waras’.

Captain Fantastic adalah drama keluarga yang eksentrik dan provokatif tentang seorang ayah single parent yang mengasuh enam orang anaknya dengan idealisme tinggi dan terasing dari hiruk pikuk kehidupan dan peradaban modern. Kebahagiaan yang sederhana dan sudah disediakan oleh alam. Tidak penting lagi apapun yang orang lain katakan karena orang lain ingin kita menjadi yang mereka inginkan, bukan apa yang kita ingin dan kita pikirkan. Meninggalkan komersialisme, formalitas dan segala tetek-bengek yang memberati tengkuk.

Viggo Mortensen (The Road, Eastern Promises) tampil bagus sebagai Ben yang arogan, sinting namun penuh kehangatan dan sayang kepada anak-anaknya. Beradu akting dengan George Mackay, Samantha Isler, Annalise Basso, Nicholas Hamilton, Shree Crooks dan Charlie Shotwell yang memerankan karakter anak-anak produk parenting Ben Cash yang percaya diri dan nyeleneh.  Adegan slow motion saat mereka sekeluarga muncul di pemakaman Ibunya sangat heroik sekaligus lucu. Seperti juga adegan ketika Ben menjawab pertanyaan anak-anaknya dengan lugas dan vulgar, membuat kita tersenyum sekaligus geleng-geleng kepala pada tingkah polah keluarga ini.

Tinggalkan Balasan