hunt for the wilderpeople

Hunt for the Wilderpeople (2016)

New Zealand, rumah bagi pusat produksi dan fasilitas efek khusus kelas dunia, juga beberapa pembuat film yang berbakat. Membicarakan perfilman New Zealand kita akan langsung menyebut Sir Peter Jackson yang berhasil mengangkat New Zealand dengan mahakaryanya Trilogi Lord of the Ring (2001, 2002, 2003) dan King Kong (2005). Kini satu lagi sineas berbakat asal New Zealand yang melapangkan jalan karir internasionalnya, Taika Waititi. Taika Waititi adalah sutradara dan penulis dari New Zealand yang pernah menyabet Oscar tahun 2005 untuk Kategori Film Pendek untuk filmnya Two Cars, One Night (2004). Hunt for the Wilderpeople (2016) adalah film karyanya sebelum ia ditunjuk untuk menangani proyek Marvel Thor: Ragnarok yang bakal rilis di tahun 2017

Sukses menjadi film box office di negerinya sendiri, Hunt fot the Wilderpeople (2016) sebuah film komedi produksi New Zealand kemudian juga sukses menerima banyak pujian setelah rilis di berbagai festival di beberapa negara khususnya di Amerika.

Ricky Baker (Julian Dennison) adalah anak nakal yang dipelihara oleh Dinas Sosial. Karena riwayat kenakalannya tak ada orang tua angkat yang sanggup mengasuhnya. Adalah kemudian Bella (Rima Te Wiata) seorang petani baik hati, yang berniat mengadopsi Ricky meskipun pasangannya, Hec (Sam Neill) tidak menyukai kehadiran Ricky. Sialnya, umur Bibi Bella tak panjang dan dinas sosial berniat mengambil Ricky kembali. Ricky yang tak mau kembali dipelihara oleh dinas sosial, yang ia sebut sebagai penjara anak-anak, kemudian melarikan diri ke hutan. Di hutan Ricky justru bertemu dengan Paman Hec yang juga pergi karena merasa tak berhak atas tanah pertanian peninggalan Bella. Dua orang yang sama-sama tak menyukai ini akhirnya harus bekerjasama untuk hidup di hutan dan lari dari dinas sosial yang menginginkan Ricky dan kejaran polisi yang menuduh Hec sebagai penculik.

Film ini adalah drama keluarga dengan komedi yang menggelikan. Menonton film ini seperti menonton film petualangan anak namun dengan sentuhan guyonan orang dewasa. Menarik sekali bagaimana Ricky Baker menghadapi setiap bahaya dengan pikiran fantasi seorang anak-anak. Lucunya, semua yang terlibat dengan Ricky kemudian menjadi sangat kekanak-kanakan. Paman Hec, Petugas Sosial, bahkan pasukan polisi pengejar semua menjadi lebay dan kekanakan. Tidak ada guyonan slapstik namun bukan juga komedi menuntut sense of humor tinggi. Pas.

Rasanya sulit untuk tidak berdecak kagum dengan setting yang dihadirkan dalam film ini. Alam New Zealand yang sekali lagi menjadi salah satu daya tarik film ini. Sejak film dibuka kita akan terbuai dengan damainya alam pertanian tempat bibi Bella tinggal, seakan kita ikut menyesap sejuknya udara disana. Kemudian kita akan dibawa bertualang ke hutan, gunung, danau yang Ricky dan paman Hec tempuh, sungguh indah luar biasa.

Julian Dennison (Paper Planes, Shopping) berhasil memerankan karakter Ricky Baker yang polos, tak peduli dan rindu kasih sayang. Kekuatan film ini memang salah satunya bertumpu pada kemampuan aktingnya sebagai si Gendut Ricky Baker. Bersama dengan Sam Neill (The Daughter, Jurassic Park) sebagai paman Hec mereka berdua menciptakan jalinan antara dua orang terbuang yang kemudian saling melengkapi satu sama lain.

Hunt for the Wilderpeople (2016) on IMDb

Tinggalkan Balasan