sing street

Sing Street (2016)

‘This is your life
You can go anywhere
You gotta grab the wheel and own it
And drive it like you stole it’

Sebuah penggalan dari lagu dari band Sing Street berjudul Drive It Like You Stole It. Bahwa hidup ini seharusnya memulai sesuatu secepat mungkin, lebih daripada sekedar diniatkan dan kemudian tidak melakukan apa-apa. Optimis dan yakinlah, sebuah pesan moral dari film Sing Street yang disutradari dan ditulis oleh John Carney (Begin Again, Once).

Conor (Ferdia Walsh-Peelo), pemuda alim yang baru saja masuk kelingkungan baru sekolah kristen Synge Street memulai mimpinya untuk mempunyai grup band, terutama setelah ia bertemu gadis misterius Raphina yang menginspirasi sebagian besar lagu ciptaannya. Bersama Darren (Ben Carolan), Eamon (Mark McKenna), N Gig (Percy Chamburuka), Larry (Conor Hamilton) dan Garry (Karl Rice), Connor membentuk Sing Street, sebuah band yang kental budaya pop tahun 80’an. Rintangan harus disingkirkan, kekuatan harus disatukan, kesulitan harus diurai, hingga akhirnya Connor mampu menjalani sesuatu yang ia yakini sebagai jalan hidupnya dan memperjuangkan cinta yang menjadi energinya.

Nasehat dari seseorang yang pernah gagal acapkali terdengar sangat berguna. Karena orang yang pernah gagal tahu betul apa yang harus dihindari. Connor mendapat referensi dalam hal bermusik dan bersikap dari kakaknya, Brendan (Jack Reynor). Brendan adalah guru sekaligus mentor yang sangat dikagumi Connor. Brendan sangat perhatian dan banyak memberikan referensi musik yang bisa diaplikasikan dengan keadaan yang dialami Connor. Termasuk mendapatkan pujaan hatinya, si gadis cantik Raphina. Connor nantinya akan mengerti kenapa Brendan begitu perhatian dan selalu bisa memberi Connor jalan keluar.

Dengan berseting Dublin pada tahun 1985, lagi-lagi John Carney menghasilkan film yang kental dengan proses kreatif bermusik setelah Once (2007) dan Begin Again (2013). Mengulangi sukses film sebelumnya, kali ini John Carney disamping sebagai sutradara dan penulis, juga menciptakan lagu-lagu yang dibawakan Connor dkk.

What a talent, Mr. Carney. Penyutradaraan dan skenario yang terpuji ditambah barisan soundtrack yang easy listening (kadang membuat kita turut berjoget) menambah kenyamanan menonton film ini. Lagu-lagu yang memanjakan telinga dari band Sing Street ditambah cukilan dari Duran-duran, A-HA, dan band-band tahun 80-an sebagai referensi Connor dkk. Menyenangkan juga saat Adam Levine turut menyumbangkan suaranya di ending film ini.

Dengan premis menemukan kebahagiaan dalam kesedihan film ini lebih dari sekedar film romantis remaja namun menjadi mengasyikan melihat sebuah proses kreatifitas dan menjalani keinginan seperti yang dilakukan Connor dkk. Dekade 80’an, era dimana setiap kemauan berkreasi mudah untuk mendapat apresiasi, proses belajar maupun meniru namun tetap kembali kepada jati diri.

Sing Street (2016) on IMDb

Tinggalkan Balasan