What Maisie Knew (2012)


Dari novel karya Henry James yang berjudul sama, What Maisie Knew bercerita mengenai seorang anak gadis berusia 7 tahun bernama Maisie yang terombang-ambing dalam pusaran konflik antara kedua orang tuanya.

Ketika seorang anak memanggil orang tuanya dengan sebutan ayah atau ibu, disitu pula ada keyakinan bahwa dari merekalah si anak akan mendapatkan kasih sayang terbesar. Menjadi orang tua adalah kepantasan menjadi orang tua, bukan semata karena melahirkan ataupun garis darah. Orang tua adalah representasi kasih sayang dan cinta yang karena itu pula anak akan selalu mengharap orang tua menjadi teman dan sekaligus pelindung masa kecilnya.

Maisie (Onata Aprile) gamang berdiri diantara konflik kedua orangtuanya, Susanna (Juliane Moore) ibunya adalah seorang penyanyi rock n roll yang lebih banyak teler dan depresi tentang karir dan kehidupan pribadinya dan Beale (Steve Coogan) si ayah adalah pribadi perayu dan peremeh masalah yang  datang dan pergi semau sendiri. Maisie kehilangan kasih sayang seiring dengan ego kedua orang tuanya yang berujung pada perceraian. Perdebatan siapa yang mengasuh Maisie pun menjadi perang ego dan sekedar pertikaian siapa yang lebih pantas, bukan pada esensi kebahagian anak itu sendiri karena kemudian baik Susanna maupun Beale lebih sering menelantarkan Maisie, melupakan Maisie seolah meninggalkan cerita rumah tangga mereka yang telah berlalu.

Yang membuat film ini berbeda dan menarik adalah konflik yang sudah kesekian kali terjadi dalam perceraian tersebut disajikan dengan poros cerita sang anak. Sepanjang film berdurasi 1 jam 39 menit  hampir tak pernah lepas kamera menyorot keseharian Maisie yang diperankan dengan pas oleh Onata Aprile (The History of Future Folk). Mengharukan sekali melihat Maisie yang tidak cengeng, tidak ekspresif layaknya anak-anak sebayanya, menerima apa saja yang hidup ini sodorkan kepadanya. Maisie yang kesepian dan sendiri, terpantul kesana kemari akibat urusan orang-orang dewasa disekitarnya. Hingga bertemu dengan Lincoln (Peter Sarsgaard), kekasih ibunya yang sering ada di saat Maisie sendirian. Lincoln yang bersedia meluangkan waktu untuk menjadi teman Maisie dan lambat laun membuat Maisie tahu dengan siapa sebaiknya dia bergantung.

 

Tinggalkan Balasan